LAPORAN AKHIR

                                                        

                                                                          
                                                                                                                          

LAPORAN KEGIATAN
PEMBUATAN FILM DENGAN KONSEP NASIONALISME


MATA KULIAH :
CHARACTER BUILDING

KELOMPOK 4

Ketua :

2101628493
Nikholas Kusuma
LA34

Anggota :

2101691335
Dwi Atinda Aneri 
LA34
2101695945
Jodith Valerie
LA34
2101706223
Shafa Ufaira
LA34
2101704035
 2101703852
Ghina Salsabila
Yumiko
LA34
LA34

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
JAKARTA
2018








HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN AKHIR
PROYEK LUAR KELAS CHARACTER BUILDING KEWARGANEGARAAN

1. Judul Project                                    :Melestarikan Lingkungan Melalui Daur Ulang Sampah
2. Dimensi                                           : Nasionalisme - Patriotisme
3. Lokasi Project                                  : Jakarta, Indonesia
4. Kelompok Target Kegiatan                : Generasi millennial usia 16-20 Tahun
5. Waktu Pelaksanaan                           : 20 April s/d 10 Mei 2018
6. Anggota Kelompok 4            :

No.
NIM
Nama
Tugas/Peran
Keterangan
1.
2101628493
Nikolas Kusuma
Ketua
Aktif
2.
2101691335
Dwi Atinda Aneri
Script Writer
Aktif
3.
2101695945
Jodith Valerie
Script Writer
Aktif
4.
2101706223
Shafa Ufaira
Voice Over,Video Editor & Videographer
Aktif
5.
2101704035
Ghina Salsabila
Videographer
Aktif
6.
 2101703852
Yumiko
Videographer
Aktif

7. Kelas                                                : LA34
8. Alamat Blog                                     :
  http://www.cbkewarganegaraan-kelompok2.blogspot.com

Jakarta, 26 Mei 2018

Mengetahui                                                                            Ketua

Rusliansyah Anwar                                                Nikolas Kusuma.                                 
D3323                                                                        
2101628493





DAFTAR ISI
Bab I PENDAHULUAN........................................................................................... 1
1.1    Latar Belakang....................................................................................... 1
1.2    Kegiatan Proyek.................................................................................... 2
Bab II KONSEP DIMENSI...................................................................................... 3
2.1 Dimensi Identitas Nasional...................................................................... 3
Bab III PELAKSANAAN KEGIATAN................................................................... 5
3.1 Pelaksanaan Kegiatan Proyek.................................................................. 5
3.2 Jadwal Kegiatan dan Absensi Anggota................................................... 6
3.3 Lampiran.................................................................................................. 8
Bab IV REFLEKSI................................................................................................... 10
Bab V KESIMPULAN.............................................................................................. 12
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................ 13









BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Akhir-akhir ini, limbah plastik bekas minuman di sekitar kita semakin meningkat. Bertambahnya jumlah sampah menyebabkan dampak yang cukup buruk kepada lingkungan. Sampah dalam bentuk plastik cukup susah diuraikan. Penelitian menunjukkan bahwa sampah plastik akan terurai dalam jangka waktu 50 juta tahun.

Gelas plastik bekas menjadi barang yang biasanya kita buang karena tidak berguna lagi, tapi apakah sempat terpikir kalau gelas plastik dapat menjadi sesuatu yang berguna dan menjadi barang yang bermanfaat? Gelas plastik bekas adalah bahan limbah anorganik yang sulit untuk terurai, hal ini tentu sangat tidak bijak jika kita membuangnya begitu saja. Hal baik jika kita bisa menyulap gelas plastik menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kita sendiri atau mungkin bagi orang lain.

Berdasarkan hal yang telah terurai sebelumnya, sudah seharusnya ada suatu cara untuk mengolah atau memanfaatkan limbah plastik bekas ini. Dalam pengolahannya, kita dapat memikirkan aspek ekonomisnya pula, agar kita terpicu untuk terus mendaur ulang limbah botol plastik bekas untuk menyelamatkan eksistensi kebersihan. Sebagai pelajar di daerah perkotaan, kita melihat betul adanya peluang dari lingkungan yang kurang diperhatikan. Kami dari Universitas Bina Nusantara dapat membuat suatu produk dari sampah tersebut.

Dengan demikian kegiatan ini selain memberi pemahaman dan kesadaran akan lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap kewirausahaan bagi anak didik. Dengan menciptakan peluang baru dalamd produk yang baru, yang imajinatif, inovatif  yaitu keranjang dan aksesoris.


1.2 Kegiatan Proyek
Karena project yang kami pilih adalah dimensi berpartisipasi dalam warga global, maka identitas yang  kita pilih, seperti yang sudah dijelaskan pada bab II. Project kita adalah berupa mengambil sampah dan mendaur ulang menjadi produk yang bermanfaat seperti keranjang.  Di dalam produk tersebut kita dapat mengurangi sampah dan melatih kreatifitas.
Pengambilan sampah akan dilakukan di salah satu tempat pembuangan sampah sementara yang terletak di greenville, kita akan membuat 6 keranjang dengan memberikan kertas visual agar dapat mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, yang bertuliskan “Orang Bijak Buang Sampah Pada Tempatnya”. Target sasaran kita adalah semua masyarakat dimana banyak dari mereka yang masih tidak peduli lingkungan dengan membuang sampah sembarangan. Lalu produk tersebut kita berikan kepada warga yang kurang mampu. Pengerjaannya akan kita mulai akhir maret. Mulai dari pengambilan sampah pembelian alat dan bahan, pembuatan keranjang, dan membagikan produk tersebut kepada masyarakat yang kurang mampu akan. Dan perkiraannya awal April project kami telah selesai.













BAB II
KONSEP DIMENSI

2.1 Dimensi Berpartisipasi dalam Warga Global

            Berpartisipasi dalam warga global merupakan hal yang seharusnya dilakukan oleh masyarakat yang mempunyai sifat nasionalisme tinggi. Masyarakat seharusnya harus banyak lebih bertindak daripada membuang sampah sembarangan. Dari pengertian tersebut ada beberapa sikap yang menurut penulis bisa menambah sikap nasionalsme, yaitu:

-              Buang sampah pada tempatnya
Cara ini memang tidak dapat menghilangkan secara sampah seutuhnya namun setidaknya cara ini dapat mengurangi dari penumpukan sampah di lingkungan kita. cara ini tak perlu diajari hanya perlu disadari bahwa kita perlu membuang sampah

-           Perbanyak tempat sampah di lingkungan kita
Dengan cara ini mungkin orang tidak kesusahan lagi dengan kurang ketersedian tempat sampah dan mungkin orang-orang tidak lagi membuang sampah sembarangan.

-           Sosialisasikan mengenai pemilahan sampah.
Perlu diketahui sampah terdiri sampah organik dan sampah non-organik dimana perlu pemilahan. Karena pada umumnya sampah organik dapat dimanfaatkan untuk dijadikan pupuk kompos dan sampah non-organik harus di daur ulang karena sampah non-organik tidak dapat membusuk.

-           Selalu berinovasi dalam pemanfaatan barang yang tak terpakai
Dengan berinovasi dan berkreasi sampah dapat dijadikan kerajinan tangan atau souvenir yang tidak hanya mengurangi penumpukan sampah tetapi dapat menambah penghasilan kita.



BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN

3.1 Pelaksanaan Kegiatan Proyek
          Langkah awal yang kami lakukan dalam mendaur ulang sampah menjadi sebuah produk, yaitu mengambil sampah sachet di warung-warung terdekat yang masih layak untuk dibuat kerajinan, Lalu kami melanjutkan dengan membeli alat – alat untuk membuat produk seperti penggaris, cutter, dan gunting. Setelah membeli alat - alat, kami melanjutkan dengan mengerjakan kerajinan untuk menghasilkan sebuah produk yang bermanfaat, kami mendaur ulang sachet-sachet yang sudah tidak terpakai menjadi sebuah dompet. Setelah dompet sudah jad, kami membuat sebuah slogan yang bertuliskan “Orang Bijak Membuang Sampah Pada Tempatnya” yang dimasukan ke dalam dompet tersebut sebagai ajakan untuk membuang sampah pada tempatnya. kami melanjutkan dengan membagi hasil kerajinan dompet kami kepada masyarakat sekitar di daerah Kemanggisan













3.2 Jadwal Kegiatan dan Absensi Anggota
Untuk jadwal kegiatan proyek, kami cantumkan dibawah ini :
No.
Kegiatan
Tanggal Kegiatan
1.
Mengambil Sampah
25 April 2018
2.
Pembelian alat dan bahan
30 April 2018
3.
Pembuatan daur ulang sampah menjadi suatu produk
01 Mei 2018
4.
Pembagian produk kepada warga
2 Juni 2018

















Untuk absensi anggota, kami cantumkan dibawah ini :

Mengambil Sampah
Pembelian Alat dan Bahan
Pembuatan Daur Ulang Sampah
Pembagian Produk Kepada Warga
Dwi Atinda Aneri
H
H
H
H
Jodith Valerie
H
H
H
H
Ghina Salsabila Widjaya
H
H
H
H
Nikolas Kusuma
H
H
H
TH
Shafa Ufaira
H
H
H
H
Yummiko
H
H
TH
TH

Keterangan :
H = Hadir
TH = Tidak Hadir









3.3 Lampiran


































                      


BAB IV
REFLEKSI

1)      Ghina Salsabila
ada beberapa kendala ketika saya melakukan kegiatan untuk menyelesaikan tugas ini, antara lain:
- karna barang yang kita daur ulang lebih bagus hanya menggunakan satu produk, jadi saya kesulitan untuk mencari sampah produk tersebut.
Namun kendala tersebut dapat terselesaikan. saya akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut dan menggunakan bekas sampah plastik tersebut sebagai bahan daur ulang. Lalu saya melakukan reasearch video tutorial cara membuat barang hasil daur ulang tersebut.
2)      Jodith Valerie
Saat mengerjakan tugas daur ulang ini saya,merasakan apa yang dirasakan para pekerja pemungut sampah yang bekerja di tempat pembuangan sampah menurut saya, mereka sangatlah hebat terbiasa dengan aroma-aroma bau sampah, dan melihat mereka tanpa rasa letih mengerjakan tugas mereka, membuat saya sadar akan malunya membuangnya sampah sembarangan
3)      Dwi Atinda Aneri
Banyak yang saya dapatkan saat mengerjakan tugas ini. Saya mendapatkan rasa kebersamaan karena bekerja dengan orang yang bermacam-macam, menambah kecintaan saya terhadap negeri ini dan ingin melindunginya dengan segenap jiwa dan raga.
4)      Shafa Ufaira
Dalam melakukan pengerjaan tugas ini memang cukup berat dan penuh tantangan, terutama di bagian proses pembuatan musik dan editing dalam membuat video akhir. Namun walaupun berat, saya dapat merasakan kebersamaan dan support dari para anggota sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini. Saya berterima kasih kepada mata kuliah Character Building yang bisa mengembangkan jiwa kreatifitas dengan mendaur ulang sampah menjadi sebuah produk yang bermanfaat.
5)      Yumiko
Membuang sampah adalah hal yang sangat memalukan dan sangat mencemari lingkungan, karna itu sama saja dengan kita merusak tubuh kita sendiri, kita harus mencintai lingkungan layaknya mencintai tubuh kita sendiri,
6)      Nikolas Kusuma
Para pemungut sampah, semestinya patut dihargai dan dihormati karena mereka, sebab usaha mereka ikut menjaga kelestarian lingkungan, meskipun mereka melakukan semata-mata untuk mencari nafkah tanpa kesadaran untuk mengatasi masalah lingkungan.































BAB V
KESIMPULAN

Dengan dilakukan kegiatan mendaur ulang sampah ini, kami berharap laporan dan kegiatan yang kami lakukan ini dapat memenuhi tugas mata kuliah Character Building : Kewarganegaraan dan menurut saya daur ulang adalah untuk melindungi lingkungan dari sampah, dengan adanya daur ulang yang bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya contohnya seperti sampah yang tidak terpakai yang menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi. Pengolahan sampah dengan baik juga akan mendatangkan keuntungan dalam hubungan timbal balik antara masyarakat dengan lingkungan sekitar. Sampah baik organic dan anorganik harus mampu diolah, dikelola, dan dimanfaatkan dengan baik.













DAFTAR PUSTAKA




Komentar

Postingan populer dari blog ini

CLEAN TEAM